PENGEMBANGAN WISATA EDUKASI: Studi Kasus Maliran Deer Feeding dan Kesambi Trees Park
DOWNLOAD ARTICLE (PDF)

Keywords

Wisata Edukasi
Konservasi Satwa Liar
Pariwisata Berkelanjutan

How to Cite

PENGEMBANGAN WISATA EDUKASI: Studi Kasus Maliran Deer Feeding dan Kesambi Trees Park. (2025). SOSEBI: Jurnal Penelitian Mahasiswa Ilmu Sosial Ekonomi Dan Bisnis Islam, 5(1), 87-107. https://doi.org/10.21274/sosebi.v5i1.10640

Abstract

Abstrak: Penelitian ini mengkaji pariwisata edukasi dan konservasi satwa liar di Kabupaten Blitar dengan fokus pada kawasan hutan dan kawasan konservasi satwa, khususnya Maliran Deer Feeding dan Kesambi Trees Park yang terletak di Alas Maliran Blitar. Lokasi ini dipilih sebagai objek penelitian karena Maliran Deer Feeding dan Kesambi Trees Park merupakan destinasi pariwisata edukasi serta tempat konservasi rusa yang menerapkan konservasi ex-situ, yaitu upaya pelestarian satwa di luar habitat alaminya. Selain itu, dalam pengembangan usaha pariwisata, terdapat kawasan hutan produksi seperti pohon kesambi, mahoni, dan trembesi yang dapat dinikmati wisatawan sebagai tempat berteduh dan fasilitas edukasi, serta berbagai wahana permainan dan aktivitas fisik seperti playground, double track, dan wahana permainan dewasa yang dapat digunakan oleh wisatawan atau pengunjung dan dikembangkan oleh pengelola objek wisata. Masalah yang muncul dalam penelitian ini adalah kurang optimalnya pengelolaan objek wisata Maliran Deer Feeding dan Kesambi Trees Park, seperti kondisi tempat yang kurang terawat, kekurangan tenaga kerja untuk menjaga kelestarian kawasan wisata ini, promosi yang belum maksimal, serta kurangnya kesadaran masyarakat dalam memanfaatkan lokasi wisata sebagai ladang penghidupan. Penelitian ini menggunakan analisis SWOT yang menganalisis bentuk, struktur, dan fungsi dalam masyarakat. Pendekatan ini memberikan pemahaman tentang cara masyarakat berkembang atau terbentuk melalui elemen-elemen yang saling terhubung dan dinamis untuk memenuhi kebutuhan individu. Penelitian ini juga menggunakan metode penelitian kualitatif dengan pendekatan studi kasus dan melakukan observasi langsung di lapangan, wawancara dan dokumentasi. Pada Penelitian ini penting untuk menciptakan strategi pengembangan potensi pariwisata yang melibatkan masyarakat, pengelola, dan pemerintah. Hal ini membantu membangun pariwisata berkelanjutan dengan mengembangkan pariwisata alternatif, produk wisata yang berfokus pada minat konsumen, melibatkan komunitas lokal, mempromosikan citra destinasi, dan menggali keaslian destinasi tersebut.

Kata Kunci: Wisata Edukasi; Konservasi Satwa Liar; Pariwisata Berkelanjutan.

 

Abstract: This study examines educational tourism and wildlife conservation in Blitar Regency, focusing on forest areas and wildlife conservation sites, particularly Maliran Deer Feeding and Kesambi Trees Park located in Alas Maliran Blitar. These locations were chosen as research objects due to their roles as educational tourism destinations and conservation sites for deer, implementing ex-situ conservation efforts that preserve wildlife outside their natural habitats. Additionally, the development of tourism businesses includes production forest areas featuring kesambi, mahogany, and trembesi trees that serve as shaded spots and educational facilities for visitors. Various recreational facilities such as playgrounds, double tracks, and adult activity zones are also available and managed by tourism operators. Challenges identified in this study include suboptimal management of Maliran Deer Feeding and Kesambi Trees Park, such as poor maintenance, insufficient manpower to maintain conservation efforts, inadequate promotion, and a lack of community awareness in utilizing the tourism site as a livelihood source. This study uses SWOT analysis to examine the forms, structures, and functions within society. This approach provides an understanding of how society develops or is formed through interconnected and dynamic elements that fulfill individual needs. A qualitative case study method was applied, utilizing direct field observation, interviews, and documentation. The findings highlight the importance of developing tourism potential strategies involving the community, managers, and government to foster sustainable tourism by promoting alternative tourism, consumer-interest-focused products, local community engagement, destination image promotion, and authenticity exploration.

Keywords: Educational Tourism; wildlife conservation; Sustainable Tourism

DOWNLOAD ARTICLE (PDF)

References

Arikunto, S. (2005). Manajemen Penelitian. Jakarta: Rineka Cipta.

Azizah, N. (2023). Partisipasi Masyarakat dalam Pengembangan Wisata Kesambi Trees Park di Kabupaten Blitar. Jember: Universitas Jember.

Cohen, E. (1984). The Sociology of Tourism: Approeches, Issues, and Findings. Annual Review of Sociology, 10(1), 373–392. https://www.jstor.org/stable/2083181

Creswell, J. W. (2019). Research Design Pendekatan Metode Kualitatif, Kuantitatif dan Campuran. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.

Crotti, R., & Mirashi, T. (2017). The Travel and Tourism Competitiveness Report. World Economic Forum.

Devi, I. A. S., Damiati, & Adnyawati, N. (2018). Potensi Objek Wisata Edukasi di Kabupaten Gianyar. Jurnal Bosaparis: Pendidikan Kesejahteraan Keluarga, 9(2), 130–142. https://doi.org/https://doi.org/10.23887/jjpkk.v9i2 .22136

Hariyanto, O. I. B., Andriani, R., & Kristiutami, Y. P. (2018). Pengembangan Kampung Tulip Sebagai Wisata Edukasi Di Bandung. JURNAL ABDIMAS BSI Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 1(1), 14–20. https://doi.org/https://doi.org/10.31294/jabdimas. v1i1.2859

Harnanik, & Pertiwi, E. W. (2024). Kabupaten Blitar Dalam Angka 2024 (39th ed.). Blitar: BPS Kabupaten Blitar.

Hendriyani, I. G. A. D. (2023). Siaran Pers : Jumpa Pers Akhir Tahun, Kemenparekraf Paparkan Capaian Kinerja di Sepanjang 2023. https://kemenparekraf.go.id/berita/siaran-pers-jumpa-pers-akhir-tahun-kemenparekraf- paparkan-capaian-kinerja-di-sepanjang-2023

Khairunnisa, H., Prasetyo, J. S., Jehane, P. T., & Asyianita, R. A. (2019). Kajian Pengembangan Wisata Edukasi Berbasis Konservasi DI Taman Hutan Raya K.G.P.A.A Mangkunegoro I Karanganyar. Jurnal Bio Educatio, 4(2), 25–34. https://doi.org/http://dx.doi.org/10.31949/be.v4i2. 1590

Marpaung, H. (2002). Pengantar Pariwisata. Bandung: Alfabeta.

Maryani, E. (2019). Geografi Pariwisata. Yogyakarta: Ombak.

Moleong, L. J. (2007). Metodologi Penelitian Kualitatif. PT. Remaja Rosdakarya. Nazir, M. (2005). Metode Penelitian. Bogor: Ghalia Indonesia.

Monica, Z. A., & Habib, M. A. F. (2024). Strategi Pemasaran dalam Meningkatkan Kunjungan Wisatawan pada PHD Nusantara. Journal of Management and Creative Business, 2(2), 39-60.

Page, S. (2009). Tourism Management: Managing for Change. Elsever Ltd. Pitana, I. G., & Gayatri, P. G. (2005). Sosiologi Pariwisata. Yogyakarta: Andi Offset.

Pratama, D. A., & Nafi’ah, U. (2024). Peran Partisipasi Masyarakat dalam Pengembangan dan Pengelolaan Objek Wisata Bumi Perkemahan Jurang Senggani Tulungagung. Jurnal Penelitian Mahasiswa Ilmu Sosial, Ekonomi, dan Bisnis Islam (SOSEBI), 4(2), 121-142, https://doi.org/10.21274/sosebi.v4i2.10174

Prayogi, D. (2024). Target PAD Sektor Wisata di Kota Blitar Sebesar 2Miliar, Setengahnya Dibebankan ke MBK. Tulungagung: 96,8 Perkasa FM

Rangkuti, F. (2008). The Power of Brands. Cetakan Ketiga. Jakarta: Gramedia Pustaka Utama.

Rubin, A., & Babbie, E. (2008). Research Methods for Social Work. California: Brooks/Cole.

Saepudin, E., Budiono, A., & Halimah, M. (2019). Pengembangan Desa Wisata Pendidikan di Desa Cibodas, Kabupaten Bandung Barat. Sosiohumaniora-Jurnal Ilmu-Ilmu Sosial Dan Humaniora, 21(1), 1–10. https://doi.org/https://doi.org/10.24198/sosiohum aniora.v21i1.19016

Srikamilah, A. (2021). Model Pengembangan Kampung Tahu Menjadi Kawasan Wisata Edukasi. Pekalongan: Nasya Expanding Management.

Suryadana, M. L. (2013). Sosiologi Pariwisata. Bandung: Buahbatu.

Suryadana, M. L., & Octavia, V. (2015). Pengantar Pemasaran Pariwisata. Bandung: Alfabeta.

Suwantoro, G. (2004). Dasar-Dasar Pariwisata. CV. Yogyakarta: Andi Offset.

Wijayanti, A. (2019). Strategi Pengembangan Pariwisata Edukasi di Kota Yogyakarta. Yogyakarta: Deepublish.

Semua artikel yang diterbitkan di SOSEBI: Jurnal Penelitian Mahasiswa Ilmu Sosial, Ekonomi, dan Bisnis Islam dilisensikan di bawah lisensi Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International (CC BY-SA). Ini berarti siapa pun bebas menyalin, mengubah, atau mendistribusikan ulang artikel untuk tujuan apa pun yang sah di media apa pun, asalkan memberikan atribusi yang sesuai kepada penulis asli dan SOSEBI, menautkan ke lisensi, menunjukkan apakah ada perubahan, dan mendistribusikan ulang setiap karya turunan di bawah lisensi yang sama.

Hak cipta pada artikel dipertahankan oleh masing-masing penulis, tanpa batasan. Lisensi non-eksklusif diberikan kepada SOSEBI untuk memublikasikan artikel dan mengidentifikasi dirinya sebagai penerbit aslinya, bersama dengan hak komersial untuk menyertakan artikel dalam edisi cetak untuk dijual ke perpustakaan dan individu. Meskipun ketentuan lisensi CC BY-SA tidak berlaku untuk penulis (sebagai pemegang hak cipta artikel Anda, Anda tidak memiliki batasan atas hak Anda), dengan mengirimkan ke SOSEBI, penulis mengakui hak pembaca, dan harus memberikan pihak ketiga mana pun hak untuk menggunakan artikel mereka sejauh yang disediakan oleh lisensi.