ANALISIS RASIO KEUANGAN SEBAGAI ALAT PENILAIAN KINERJA KEUANGAN PADA PEMERINTAH PROVINSI JAWA TIMUR DAN PROVINSI JAWA TENGAH PADA TAHUN 2019-2020
Download Article (PDF)

Keywords

Rasio Kemandirian
Rasio Efektivitas
Rasio Efisiensi
Rasio Pertumbuhan
Kinerja Keuangan

How to Cite

ANALISIS RASIO KEUANGAN SEBAGAI ALAT PENILAIAN KINERJA KEUANGAN PADA PEMERINTAH PROVINSI JAWA TIMUR DAN PROVINSI JAWA TENGAH PADA TAHUN 2019-2020. (2021). SOSEBI: Jurnal Penelitian Mahasiswa Ilmu Sosial Ekonomi Dan Bisnis Islam, 1(1), 51-65. https://doi.org/10.21274/sosebi.v1i1.4915

Abstract

Abstrak: Kinerja keuangan merupakan suatu tingkat pencapaian dari hasil kerja dalam bidang keuangan atas pelbagai aktivitas yang telah dilakukan. Maka dari itu Pemerintah Daerah perlu melakukan analisis keuangan dengan menggunakan rasio kemandirian, rasio efektifitas, rasio efisiensi, dan rasio pertumbuhan. Tujuan dari penelitian untuk mengetahui kinerja keuangan Pemerintah Provinsi Jawa Timur dan Provinsi Jawa Tengah. Teknik analisis dalam penelitian ini menggunakan deskriptif kuantitatif melalui data sekunder dari laporan realisasi APBD Pemerintah Daerah Provinsi Jawa Timur dan Provinsi Jawa Tengah periode 2019-2020. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa (1) Tingkat kemandirian pada Pemerintah Provinsi Jatim dan Provinsi Jateng  dari periode 2019-2020 masih dalam kategori rendah sekali. (2) Rasio efektifitas pada Pemerintah Provinsi Jatim dan Provinsi Jateng periode 2019-2020 masih dalam kategori tidak efektif. (3) Tingkat efisiensi pada Pemerintah Provinsi Jatim dan Provinsi Jateng periode 2019-2020 masuk dalam kategori sangat efisien. (4) tingkat pertumbuhan Pemerintah Provinsi Jatim dan Provinsi Jateng tahun 2019-2020 cenderung fluktuatif.

Kata Kunci: rasio kemandirian; rasio efektifitas; rasio efisiensi; rasio pertumbuhan: kinerja keuangan.

 

Abstract: Financial performance is a level of achievement of the results of work in the financial sector for various activities that have been carried out. Therefore, the Regional Government must conduct a financial analysis using the independence ratio, effectiveness ratio, efficiency ratio, and growth ratio. The purpose of this study was to determine the financial performance of the Provincial Government of East Java and Central Java Province. The analysis technique in this study is descriptive quantitative using secondary data, namely from the Realization Report of the Regional Revenue and Expenditure Budget (APBD) of East Java Province and Central Java Province in 2019-2020. The results of this study indicate that (1) The ratio of independence in the Provincial Government of East Java and Central Java Province from 2019-2020 is still in the very low category. (2) The effectiveness ratio in the Provincial Government of East Java and Central Java Province in 2019-2020 is still in the ineffective category. (3) The efficiency ratio in the Provincial Government of East Java and Central Java Province in 2019-2020 is in the very efficient category. (4) The growth ratio of the Provincial Governments of East Java and Central Java Province in 2019-2020 tends to fluctuate.

Keywords: independence ratio; effectiveness ratio; efficiency ratio; growth ratio; financial performance.

Download Article (PDF)

References

Bastian, Indra. (2006). Akuntansi Sektor Publik: Suatu Pengantar. Erlangga: Jakarta.

Habib, M. A. F. (2021). Kajian Teoritis Pemberdayaan Masyarakat dan Ekonomi Kreatif. Ar Rehla: Journal of Islamic Tourism, Halal Food, Islamic Traveling, and Creative Economy, 1(2), 106-134. https://doi.org/10.21274/ar-rehla.v1i2.4778

Halim dan Abdul. (2004). Bunga Rampai Manajemen Keuangan Daerah. Edisi Revisi. Salemba: Jakarta.

Halim, Abdul dan Kusufi, M.S. (2012). Akuntansi Sektor Publik: Akuntansi Keuangan Daerah. Edisi Empat. Salemba Empat.: Jakarta.

Ikatan Akuntansi Indonesia. (2002). Standar Akuntansi Keuangan. Salemba empat: Jakarta.

Mardiasmo. (2002). Akuntansi Sektor Publik. Penerbit Andi: Yogyakarta.

Mardiasmo. (2004). Otonomi dan Manajemen Keuangan Daerah. Penerbit Andi: Yogyakarta.

Paat, Selly. (2013). Perbandingan Kinerja Pengelolaan APBD Antara Pemerintah KotaTermohin dengan Pemerintah Manado. Jurnal EMBA. Vol.1 No.3. Edisi September. 851-862.

Pramono, J. (2014). Analisis Rasio Keuangan Untuk Menilai Kinerja Keuangan Pemerintah Daerah. Among Makarti. 7(13):83-112.

Suhadak, dan Trilaksono Nugroho. (2007). Paradigma Baru Pengelolaan Keuangan Daerah dalam Penyusunan APBD di Era Otonomi. Banyumedia Publising dan Lembaga Penerbit & Dokumentasi FIA: UNIBRA.

Suparmoko. (2002). Ekonomi Publik untuk Keuangan dan Pembangunan Daerah. Penerbit Andi: Yogyakarta.

Wahyuni, N. (2012). Analisis Rasio untuk Mengukur Kinerja Pengelolaan Keuangan Daerah Kota Malang. Jurnal Akuntansi Fakultas Ekonomi UIN MALIKI: Malang. 1-18.

Semua artikel yang diterbitkan di SOSEBI: Jurnal Penelitian Mahasiswa Ilmu Sosial, Ekonomi, dan Bisnis Islam dilisensikan di bawah lisensi Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International (CC BY-SA). Ini berarti siapa pun bebas menyalin, mengubah, atau mendistribusikan ulang artikel untuk tujuan apa pun yang sah di media apa pun, asalkan memberikan atribusi yang sesuai kepada penulis asli dan SOSEBI, menautkan ke lisensi, menunjukkan apakah ada perubahan, dan mendistribusikan ulang setiap karya turunan di bawah lisensi yang sama.

Hak cipta pada artikel dipertahankan oleh masing-masing penulis, tanpa batasan. Lisensi non-eksklusif diberikan kepada SOSEBI untuk memublikasikan artikel dan mengidentifikasi dirinya sebagai penerbit aslinya, bersama dengan hak komersial untuk menyertakan artikel dalam edisi cetak untuk dijual ke perpustakaan dan individu. Meskipun ketentuan lisensi CC BY-SA tidak berlaku untuk penulis (sebagai pemegang hak cipta artikel Anda, Anda tidak memiliki batasan atas hak Anda), dengan mengirimkan ke SOSEBI, penulis mengakui hak pembaca, dan harus memberikan pihak ketiga mana pun hak untuk menggunakan artikel mereka sejauh yang disediakan oleh lisensi.