FAKTOR-FAKTOR PETERNAK MUSLIM MEMILIH PINJAMAN KE LEMBAGA KEUANGAN KONVENSIONAL
Studi pada Peternak Desa Sumberjo Kecamatan Sanankulon Kabupaten Blitar
DOI:
https://doi.org/10.21274/sosebi.v2i1.5343Keywords:
Peternak, Lembaga KeuanganAbstract
Abstrak: Penelitian ini dilatarbelakangi adanya fenomena kecondongan peternak muslim di Desa Sumberjo yang justru enggan bahkan jarang melakukan transaksi dengan lembaga keuangan syariah guna mengurus permodalan usaha atau kebutuhan menabung. Idealnya para peternak muslim tadi memanfaatkan lembaga keuangan syariah sebagai wujud implementasi laku muamalah yang lebih aman dan sah. Faktanya lembaga keuangan konven lebih diminati oleh mayoritas peternak tadi. Pemilihan lembaga keuangan tentunya dilatarbelakangi faktor-faktor yang mempengaruhi perilaku peternak dalam mengambil keputusan untuk memilih pinjaman ke lembaga keuangan. Fokus penelitian ini yaitu: 1) Faktor-faktor apa saja yang mempengaruhi peternak muslim memilih ke lembaga keuangan konvensional?, 2) Bagaimana sudut pandang peternak muslim terhadap lembaga keuangan syariah? Penelitian ini merupakan penelitian lapangan yang bersifat deskriptif kualitatif. Sumber data primer pada penelitian ini adalah peternak di Desa Sumberjo, di mana metode pengumpulan data yang digunanakan adalah metode observasi, wawancara, dan dokumentasi. Peternak memilih lembaga keuangan konvensional dipengaruhi oleh dua faktor yaitu faktor internal dan faktor eksternal. Faktor internal yang mempengaruhi adalah keinginan untuk mendapatkan modal tambahan dan kenyamanan terhadap lembaga keuangan konvensional yang menggunakan sistem jemput bola. Adapun faktor eksternal yang mempengaruhi adalah saran dari sesama peternak dan tenaga pemasar lembaga keungan konvensional yang menggunakan teknik jemput bola.
Kata Kunci: Peternak; Lembaga Keuangan.
Abstract: This research is motivated by the phenomenon of the skewness of Muslim farmers in Sumberjo Village who are so reluctant to even rarely make transactions with Islamic financial institutions to take care of business capital or saving needs. Ideally, muslim farmers use Islamic financial institutions as a form of implementation of muamalah practices that are more secure and legitimate. In fact, the convention's financial institutions are more in demand by the majority of breeders earlier. The selection of financial institutions is certainly motivated by factors that affect the behavior of breeders in making decisions to choose loans to financial institutions. The focus of this study is: 1) What factors influence Muslim breeders choosing to conventional financial institutions? 2) What is the point of view of Muslim farmers towards Islamic financial institutions? This research is a field study that is qualitative descriptive. The primary data source in this study is a breeder in Sumberjo Village where the data collection method used is an oservation, interview method and documentation. Breeders choose conventional financial institutions influenced by two factors, namely internal factors and external factors. An internal factor that influences is the desire to get additional capital and convenience towards conventional financial institutions that use ball pick-up systems. As for external factors that affect is the advice of fellow breeders and marketers of conventional financial institutions who use ball pick-up techniques.
Keywords: Breeder; Institutions.
Downloads
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Semua artikel yang diterbitkan di SOSEBI: Jurnal Penelitian Mahasiswa Ilmu Sosial, Ekonomi, dan Bisnis Islam dilisensikan di bawah lisensi Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International (CC BY-SA). Ini berarti siapa pun bebas menyalin, mengubah, atau mendistribusikan ulang artikel untuk tujuan apa pun yang sah di media apa pun, asalkan memberikan atribusi yang sesuai kepada penulis asli dan SOSEBI, menautkan ke lisensi, menunjukkan apakah ada perubahan, dan mendistribusikan ulang setiap karya turunan di bawah lisensi yang sama.
Hak cipta pada artikel dipertahankan oleh masing-masing penulis, tanpa batasan. Lisensi non-eksklusif diberikan kepada SOSEBI untuk memublikasikan artikel dan mengidentifikasi dirinya sebagai penerbit aslinya, bersama dengan hak komersial untuk menyertakan artikel dalam edisi cetak untuk dijual ke perpustakaan dan individu. Meskipun ketentuan lisensi CC BY-SA tidak berlaku untuk penulis (sebagai pemegang hak cipta artikel Anda, Anda tidak memiliki batasan atas hak Anda), dengan mengirimkan ke SOSEBI, penulis mengakui hak pembaca, dan harus memberikan pihak ketiga mana pun hak untuk menggunakan artikel mereka sejauh yang disediakan oleh lisensi.



