NILAI LEMPU (KEJUJURAN) SEBAGAI MODAL SOSIAL DALAM MENGATASI PERMASALAHAN KEPERCAYAAN PASAR DAN MENDUKUNG KEBERLANJUTAN USAHA IKAN ASAP (BALE TAPA) BERBASIS GREEN ECONOMY
DOI:
https://doi.org/10.21274/sosebi.v6i1.12256Keywords:
lempu, modal sosial, kepercayaan pasar, keberlanjutan usaha, green economy, usaha ikan asapAbstract
Abstrak: Penelitian ini bertujuan menganalisis peran nilai lempu (kejujuran) sebagai modal sosial dalam mengatasi problem kepercayaan pasar dan mendukung keberlanjutan usaha ikan asap (bale tapa) berbasis green economy. Penelitian ini menggunakan metode integrative literature review dengan pendekatan kualitatif deskriptif. Penelusuran literatur dilakukan melalui basis data Google Scholar, Scopus, ScienceDirect, Garuda, dan SINTA dengan rentang publikasi tahun 2015–2025, sedangkan literatur klasik digunakan sebagai landasan teoretis. Literatur diseleksi berdasarkan relevansinya dengan tema nilai lempu, modal sosial, kepercayaan pasar, keberlanjutan usaha, green economy, dan UMKM perikanan tradisional. Sebanyak 55 literatur yang memenuhi kriteria inklusi dianalisis menggunakan analisis isi kualitatif (qualitative content analysis) melalui proses pengodean, kategorisasi, dan sintesis tematik. Berdasarkan sintesis literatur, penelitian ini mengindikasikan bahwa problem kepercayaan pasar pada usaha ikan asap berkaitan dengan asimetri informasi, ketidakpastian kualitas produk, dan keterbatasan transparansi dalam proses produksi. Sintesis literatur juga menunjukkan bahwa nilai lempu memiliki karakteristik yang selaras dengan dimensi modal sosial, yaitu kepercayaan, norma sosial, dan jaringan sosial, sehingga secara konseptual berpotensi memperkuat kepercayaan pasar melalui perilaku jujur, konsistensi tindakan, dan keterbukaan informasi. Selain itu, implementasi prinsip green economy memerlukan dukungan praktik usaha yang bertanggung jawab, seperti efisiensi penggunaan sumber daya, pengelolaan limbah, kepatuhan terhadap standar keamanan pangan dan lingkungan, serta kapasitas adaptasi pelaku usaha. Penelitian ini menawarkan model konseptual yang mengintegrasikan nilai lempu, modal sosial, kepercayaan pasar, keberlanjutan usaha, dan green economy sebagai proposisi teoretis yang memperkaya kajian modal sosial berbasis kearifan lokal dan memerlukan pengujian empiris pada penelitian selanjutnya.
Kata kunci: lempu; modal sosial; kepercayaan pasar; keberlanjutan usaha; green economy; usaha ikan asap.
Abstract: This study aims to examine the role of lempu (honesty) as social capital in addressing market trust issues and supporting the sustainability of smoked fish (bale tapa) enterprises within the green economy framework. This study employed an integrative literature review using a qualitative descriptive approach. The literature was retrieved from Google Scholar, Scopus, ScienceDirect, Garuda, and SINTA databases, covering publications from 2015 to 2025, while seminal works were included as the theoretical foundation. The selected literature focused on lempu, social capital, market trust, business sustainability, the green economy, and traditional fisheries-based micro, small, and medium enterprises (MSMEs). A total of 55 publications that met the inclusion criteria were analyzed using qualitative content analysis through coding, categorization, and thematic synthesis. The literature synthesis indicates that market trust issues in smoked fish enterprises are primarily associated with information asymmetry, uncertainty regarding product quality, and limited transparency in production processes. Furthermore, the synthesis suggests that lempu embodies the key dimensions of social capital, namely trust, social norms, and social networks, and therefore has the conceptual potential to strengthen market trust through honest behavior, consistency, and transparent communication. The findings also indicate that implementing green economy principles requires responsible business practices, including efficient resource utilization, waste management, compliance with food safety and environmental standards, and the adaptive capacity of business actors. This study proposes a conceptual model that integrates lempu, social capital, market trust, business sustainability, and the green economy into a unified analytical framework. The proposed model represents a theoretical proposition derived from literature synthesis and therefore requires empirical validation in future research.
Keywords: lempu; social capital; market trust; business sustainability; green economy; smoked fish enterprises.
Downloads
References
Abdi, A. S., Kusuma, L., & Ariadi, G. (2023). Effect of company reputation and customer relationship marketing towards Telkomsel customer loyalty in Salatiga City. Jurnal Manajemen Perhotelan dan Pariwisata, 6(2), 710–716. https://doi.org/10.23887/jmpp.v6i2.67580
Abror, D., Probojati, R. T., & Ratnawati, S. (2022). PKM pengasapan ikan yang ramah lingkungan untuk meningkatkan kualitas produk, manajemen, dan pemasaran di Desa Penatarsewu Kecamatan Tanggulangin Kabupaten Sidoarjo. Jurnal Abdi Masyarakat, 6(1), 124–142. https://doi.org/10.30737/jaim.v6i1.3454
Akerlof, G. A. (1970). The market for “lemons”: Quality uncertainty and the market mechanism. The Quarterly Journal of Economics, 84(3), 488–500. https://doi.org/10.2307/1879431
Amir, N. H., Misbach, I., & Haddade, A. W. (2020). Internalization of lempu’ value in uncovering the business profits of mixed traders of business ethics perspectives in Islam. LAA MAISYIR: Jurnal Ekonomi Islam, 7(2), 248–260. https://doi.org/10.24252/lamaisyir.v7i2.12271
Atlantika, Y. N., Manggu, B., & Magdalena, Y. (2023). Analisis tingkat pengetahuan lingkungan, persepsi, dan perilaku UMKM di daerah perbatasan dalam upaya mengimplementasikan green economy. Sebatik, 27(1), 87–96. https://doi.org/10.46984/sebatik.v27i1.1973
Barney, J. B. (1991). Firm resources and sustained competitive advantage. Journal of Management, 17(1), 99–120. https://doi.org/10.1177/014920639101700108
Beekun, R. I. (1997). Islamic business ethics. International Institute of Islamic Thought. https://doi.org/10.2307/j.ctvk8w1zv
Berkes, F., Colding, J., & Folke, C. (2000). Rediscovery of traditional ecological knowledge as adaptive management. Ecological Applications, 10(5), 1251–1262. https://doi.org/10.1890/1051-0761(2000)010[1251:ROTEKA]2.0.CO;2
Coleman, J. S. (1988). Social capital in the creation of human capital. American Journal of Sociology, 94(Supplement), S95–S120. https://doi.org/10.1086/228943
Doney, P. M., & Cannon, J. P. (1997). An examination of the nature of trust in buyer–seller relationships. Journal of Marketing, 61(2), 35–51. https://doi.org/10.1177/002224299706100203
Elkington, J. (2004). Enter the triple bottom line. In A. Henriques & J. Richardson (Eds.), The triple bottom line: Does it all add up? Assessing the sustainability of business and CSR (pp. 1–16). Earthscan.
Food and Agriculture Organization of the United Nations. (2022). The state of world fisheries and aquaculture 2022: Towards blue transformation. https://doi.org/10.4060/cc0461en
Fombrun, C. J. (1996). Reputation: Realizing value from the corporate image. Harvard Business School Press.
Freeman, R. E. (2010). Strategic management: A stakeholder approach. Cambridge University Press.
Fukuyama, F. (1995). Trust: The social virtues and the creation of prosperity. Free Press.
Granovetter, M. (1985). Economic action and social structure: The problem of embeddedness. American Journal of Sociology, 91(3), 481–510. https://doi.org/10.1086/228311
Gustiawan, B., Putri, L. T., & Salis, M. (2022). Effect of trust, quality of service and product quality on consumer loyalty in CV. Naisha Madu Nusantara. Jurnal Riset Manajemen Indonesia, 4(1), 54–64. https://doi.org/10.55768/jrmi.v4i1.92
Habib, M. A., Nisa, K. K., Fatkhullah, M., Al Ursah, C. R., & Budita, A. K. (2022). Sosiologi Ekonomi: Kajian Teoretis dan Contoh Penerapan. Tulungagung: Akademia Pustaka.
Hamsah, Mesra, R., & Tamrin, S. (2024). Optimization of character education through strengthening the values of the Bugis society (macca and lempu). JED (Jurnal Etika Demokrasi), 9(2), 176–187. https://doi.org/10.26618/jed.v9i2.14241
Hamson, Z., Akbar, M., & Aziz, S. (2025). Communication ethics of content creators in the new media era based on Bugis Makassar local wisdom. Satwika: Kajian Ilmu Budaya dan Perubahan Sosial, 9(1), 279–289. https://doi.org/10.22219/satwika.v9i1.40189
Handayani, S. T., Marnelly, T. R., & Resdati, R. (2022). Modal sosial pelaku usaha ikan bakar kapiek ndak batulang di Desa Pulau Jambu Kecamatan Kuok Kabupaten Kampar. Jurnal Pendidikan Sosiologi dan Humaniora, 13(2), 666. https://doi.org/10.26418/j-psh.v13i2.57491
Hasniati, Hamdat, S., Fatimah, S., & Zainal, N. H. (2020). Does local wisdom improve quality of public services?: Learn from the Bugis-Makassar culture. International Journal of Psychosocial Rehabilitation, 24(3), 825–839. https://doi.org/10.37200/IJPR/V24I3/PR200836
Kementerian Kelautan dan Perikanan Republik Indonesia, Sekretariat Jenderal, Pusat Data, Statistik, dan Informasi. (2024). Kelautan dan perikanan dalam angka tahun 2024 (Vol. 11). https://perpustakaan.kkp.go.id/knowledgerepository/index.php?id=1074693&p=show_detail
Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional/Badan Perencanaan Pembangunan Nasional. (2025). Peta jalan pengembangan tenaga kerja hijau Indonesia: Langkah strategis masa depan berkelanjutan dan inklusif. https://perpustakaan.bappenas.go.id/e-library/file_upload/koleksi/dokumenbappenas/konten/Dokumen%202025/Konten/02-06-2025%20Fin%20Peta%20Jalan%20Pengembangan%20Tenaga%20Kerja%20Hijau%20Indonesia%20%5BISBN%5D.pdf
Kementerian Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah Republik Indonesia. (2025). Arah kebijakan pengembangan UMKM & kewirausahaan 2025–2029. https://umkm.go.id/arah-kebijakan
Kharisma, D., & Curatman, A. (2026). The influence of customer engagement and corporate reputation on customer loyalty through customer satisfaction. Jurnal Ilmiah Manajemen Kesatuan, 14(2), 1743–1754. https://doi.org/10.37641/jimkes.v14i2.5201
Kotler, P., & Keller, K. L. (2016). Marketing management (15th ed.). Pearson.
Lakoy, S. K., Goni, S. Y. V. I., & Tampongangoy, D. (2021). Kearifan lokal pemberdayaan masyarakat dalam pengelolaan dan pembangunan sumberdaya perikanan berkelanjutan di Kota Bitung. Agri-SosioEkonomi, 17(2 MDK), 635–646.
Mayer, R. C., Davis, J. H., & Schoorman, F. D. (1995). An integrative model of organizational trust. Academy of Management Review, 20(3), 709–734. https://doi.org/10.5465/amr.1995.9508080335
Morgan, R. M., & Hunt, S. D. (1994). The commitment-trust theory of relationship marketing. Journal of Marketing, 58(3), 20–38. https://doi.org/10.1177/002224299405800302
Muthalib, D. A. (2026). Pengaruh brand image dan word of mouth terhadap loyalitas konsumen UMKM di Kota Kendari. Jurnal HOMANIS: Halu Oleo Manajemen dan Bisnis, 3(1), 297–310. https://doi.org/10.55598/homanis.v3i1.301
Nasfi, N., Sabri, S., Febrina, R., & Octaviani, R. (2026). The role of trust, networks and institutions on the performance of village-owned enterprises and community economic empowerment in villages. Jurnal Ilmiah Ilmu Terapan Universitas Jambi, 10(1), 163–180. https://doi.org/10.22437/jiituj.v10i1.52597
Pelras, C. (1996). The Bugis. Blackwell.
Pelras, C. (2006). Manusia Bugis. Nalar. https://lib.atim.ac.id/opac/detail-opac?id=11876
Pradani, R. F. E., Amalia, L. E., Ismawati, H., & Holifah, I. (2023). Penerapan konsep green economy dalam meningkatkan pendapatan UMKM tahu di Dusun Tahu Kabupaten Situbondo. Jurnal Pendidikan Ekonomi (JUPE), 11(1), 19–25. https://doi.org/10.26740/jupe.v11n1.p19-25
Prasetyo, A., & Wulandari, A. (2023). Pengaruh kepercayaan terhadap loyalitas dan word of mouth dengan dimediasi oleh kepuasan konsumen situs belanja online. Bisman (Bisnis dan Manajemen): The Journal of Business and Management, 6(1), 108–124. https://doi.org/10.37112/bisman.v6i1.2504
Purwaningsih, R., Cahyantari, A. E., Ariyani, Z., Susanty, A., Arvianto, A., & Santoso, H. (2018). Product-service system method to measure sustainability level of traditional smoked fish processing industries. MATEC Web of Conferences, 154, Article 01062. https://doi.org/10.1051/matecconf/201815401062
Putnam, R. D., Leonardi, R., & Nanetti, R. Y. (1993). Making democracy work: Civic traditions in modern Italy. Princeton University Press.
Putri, R. D., Maison, W., Alfiana, Y., Deslanisa, M., Fitrian, G., & Nurlisafani, N. (2025). Strategi membangun loyalitas pelanggan melalui kualitas produk pada UMKM Kota Solok. Journal of Management and Innovation Entrepreneurship (JMIE), 2(4), 2627–2635. https://doi.org/10.70248/jmie.v2i4.2747
Rahmawati, N., & Hasan, I. (2023). Pengaruh brand trust dan kualitas produk terhadap loyalitas pelanggan produk Azarine yang dimediasi oleh kepuasan konsumen. Syarikat: Jurnal Rumpun Ekonomi Syariah, 6(1), 207–220. https://doi.org/10.25299/syarikat.2023.vol6(1).12922
Riadi, S. (2019). Latoa: Antropologi politik orang Bugis karya Mattulada “sebuah tafsir epistemologis.” Pangadereng: Jurnal Hasil Penelitian Ilmu Sosial dan Humaniora, 5(1), 30–45. https://doi.org/10.36869/.v5i1.14
Riyadi, M. E. Y., & Erdiansyah, R. (2023). Pengaruh kualitas pelayanan dan kualitas produk terhadap loyalitas pelanggan melalui kepuasan konsumen. Jurnal Manajemen Bisnis dan Kewirausahaan, 7(2), 356–367. https://doi.org/10.24912/jmbk.v7i2.23357
Rizi, Y. A., Dharma, F., Amelia, Y., & Prasetyo, T. J. (2023). Factors affecting trust and interest in transactions by Indonesian MSME sellers in e-commerce. Journal of Indonesian Economy and Business, 38(1), 19–42. https://doi.org/10.22146/jieb.v38i1.4394
Sadat, A., Basir, M. A., Cahyani, W. O. S., Salmatia, S., & Ayucandra, L. (2024). Penguatan modal sosial dalam pengolahan ikan asap terhadap peningkatan kesejeahteraan masyarakat nelayan di Desa Lasalimu. Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Nusantara, 5(2), 2564–2576. https://doi.org/10.55338/jpkmn.v5i2.3091
Safriadi, & Al Isra, A. B. (2025). Social networks of retail traders: A case study of Warung Bugis in Makassar City, Indonesia. Jurnal Antropologi: Isu-Isu Sosial Budaya, 27(1), 57–65. https://doi.org/10.25077/jantro.v27.n1.p57-65.2025
Shihab, M. Q. (2007). Tafsir al-Mishbah: Pesan, kesan, dan keserasian Al-Qur’an (Vol. 5: Surah Al-A’raf, Surah Al-Anfal, Surah At-Taubah). Lentera Hati.
Sumiaty, H., Agustina, T., & Bukhori, M. (2023). Analisis loyalitas pelanggan yang dipengaruhi oleh kualitas produk, kepercayaan dan kepuasan pelanggan pada PT Dunia Alkes Utama di Kota Tangerang. Jurnal Ekonomi Manajemen dan Bisnis, 4(1), 72–78. https://doi.org/10.32815/jubis.v4i1.1807
Sundah, D., Rasjid, E., Lapod, M., Wollah, M., Karwur, A., Ponggohong, L., Tawaluyan, L., Maramis, D., Langi, C., Marentek, M., Mandey, N., Rumimper, G., & Mandang, I. (2019). The green innovation of business model in improving SMEs business of smoked fish in North Sulawesi, Indonesia. In Proceedings of the First International Conference on Technology and Educational Science (ICTES 2018). EAI. https://doi.org/10.4108/eai.21-11-2018.2282269
United Nations Environment Programme. (2011). Towards a green economy: Pathways to sustainable development and poverty eradication. https://www.unep.org/resources/report/towards-green-economy-pathways-sustainable-development-and-poverty-eradication-10
United Nations Environment Programme. (2022). UNEP in 2021: Planetary action—Climate, nature, chemicals & pollution [Annual report]. https://wedocs.unep.org/20.500.11822/37946
Valadbigi, A., & Harutyunyan, B. (2012). Trust: The social virtues and the creation of prosperity by Francis Fukuyama [Book review]. Studies of Changing Societies: Comparative and Interdisciplinary Focus, 1(1), 80–95.
World Commission on Environment and Development. (1987). Our common future. Oxford University Press.
Whittemore, R., & Knafl, K. (2005). The integrative review: Updated methodology. Journal of Advanced Nursing, 52(5), 546–553. https://doi.org/10.1111/j.1365-2648.2005.03621.x
Wulandari, A., Masrukin, M., & Santoso, J. (2025). Pemberdayaan pelaku usaha ikan asap melalui penguatan modal sosial: Studi kasus di Sentra Asap Indah, Desa Wonosari, Demak. Jurnal Penelitian Inovatif, 5(2), 1339–1354. https://doi.org/10.54082/jupin.1076
Yudiantara, I. G., Sudibia, I. K., & Yuliarmi, N. N. (2024). Sustainability study of small and medium industries based on local wisdom in Denpasar City. Jurnal Ekonomi Kuantitatif Terapan, 17(2), 295–310. https://doi.org/10.24843/JEKT.2024.v17.i02.p08
Yunus, Y. (2020). Nilai-nilai kearifan lokal dalam periode Tomanurung. Mimbar Agama Budaya, 37(2), 95–109. https://doi.org/10.15408/mimbar.v37i2.18202
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Aldi Armansyah, Syahabuddin, Aksi Hamzah

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Semua artikel yang diterbitkan di SOSEBI: Jurnal Penelitian Mahasiswa Ilmu Sosial, Ekonomi, dan Bisnis Islam dilisensikan di bawah lisensi Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International (CC BY-SA). Ini berarti siapa pun bebas menyalin, mengubah, atau mendistribusikan ulang artikel untuk tujuan apa pun yang sah di media apa pun, asalkan memberikan atribusi yang sesuai kepada penulis asli dan SOSEBI, menautkan ke lisensi, menunjukkan apakah ada perubahan, dan mendistribusikan ulang setiap karya turunan di bawah lisensi yang sama.
Hak cipta pada artikel dipertahankan oleh masing-masing penulis, tanpa batasan. Lisensi non-eksklusif diberikan kepada SOSEBI untuk memublikasikan artikel dan mengidentifikasi dirinya sebagai penerbit aslinya, bersama dengan hak komersial untuk menyertakan artikel dalam edisi cetak untuk dijual ke perpustakaan dan individu. Meskipun ketentuan lisensi CC BY-SA tidak berlaku untuk penulis (sebagai pemegang hak cipta artikel Anda, Anda tidak memiliki batasan atas hak Anda), dengan mengirimkan ke SOSEBI, penulis mengakui hak pembaca, dan harus memberikan pihak ketiga mana pun hak untuk menggunakan artikel mereka sejauh yang disediakan oleh lisensi.

