THE MEANING OF THE BODY IN OF DEATH TERROR
PDF

Keywords

Covid-19, Body, Death

How to Cite

Hudda, S., & Najib, A. (2022). THE MEANING OF THE BODY IN OF DEATH TERROR. Kontemplasi: Jurnal Ilmu-Ilmu Ushuluddin, 9(2), 345 - 364. https://doi.org/10.21274/kontem.v9i2.5589

Abstract

death. Its highly contagious nature makes this disease difficult to treat. This condition forces everyone to rely on their own body’s immune system to survive. However, the negative perspective on the body, that is as an object, often makes people fall into panic, so that it can be fatal. Thus, this article was written in context to give a reflective meaning to the body with the philosophical investigation. The body itself is a facticity for "being" together with the soul (mind) and spirit. By understanding the body as the subject’s mode of existence, that is as being-in-the-world, humans can prepare themselves for any eventuality that may occur, including death.

Keywords: Covid-19, Body, Death

Abstrak

Pandemi Covid-19 saat ini menghadirkan teror kepada manusia berupa kematian massal. Sifatnya yang sangat menular membuat penyakit ini sulit diobati. Kondisi ini memaksa setiap orang untuk mengandalkan sistem kekebalan tubuhnya sendiri untuk bertahan hidup. Namun, cara pandang negatif terhadap tubuh, yaitu sebagai objek, seringkali membuat orang menjadi panik, sehingga bisa berakibat fatal. Dalam konteks inilah artikel ini ditulis yaitu untuk memberi makna reflektif terhadap tubuh menggunakan perspektif filosofis. Tubuh sendiri merupakan sebuah faktisitas bagi “ada†bersama dengan jiwa (akal budi) dan ruh. Dengan memahami tubuh sebagai cara keberadaan subjek, yaitu sebagai eksistensi di dunia (being in the world), manusia dapat mempersiapkan diri untuk segala kemungkinan yang mungkin terjadi, termasuk kematian.

Kata Kunci: Covid-19, Tubuh, Kematian

https://doi.org/10.21274/kontem.v9i2.5589
PDF

References

Barnard, Alan. History and Theory in Anthropology. Cambridge: Cambridge University Press, 2004.
Bertens, K. Ringkasan Sejarah Filsafat. Yogyakata: Kanisius, 1975.
_________. Sejarah Filsafat Yunani. Yogyakarta: Kanisius, 1999.
Dewi, Wahyu Aji Fatma. “Dampak COVID-19 terhadap Implementasi Pembelajaran Daring di Sekolah Dasar”, dalam Edukatif: Jurnal Ilmu Pendidikan, vol. 2, No. 1, 2020.
Dietrich, Jeniffer K. ”Psychology and Chronic Pain”, Anaesthesia & Intensive Care Medicine, Vol. 12 No. 2. 2011.
Habsy, Bakhrudi All. “Kajian Filosofis di Tengah Pandemi Covid 19 Berdasarkan Paradigma Konseling Catur Mukti”, dalam Nusantara of Research, vol. 7, No. 1, 2020.
Hardiman, F. Budi. Filsafat Fragmentaris. Yogyakarta: Kanisius, 2007.
_______________. Filsafat Modern: Dari Machiavelli sampai Nietzsche. Jakarta: Gramedia Pustaka Utama, 2007.
_______________. Heidegger dan Mistik Keseharian. Jakarta: Kepustakaan Populer Gramedia, 2016.
Hariyadi, Sugeng dan Ahmad Muflihin. “Handling Pandemic in Islamic Literature (Study of The Book “Badzlul Unto Fadhli ath-Tha’un” by Imam Ibn Hajar al-Asqalani)”, dalam International Journal of Ihya’ Ulum al-Din, vol. 23, No.1, 2021.
Heidegger, Martin. Being and Time, Terj. Inggris Joan Stambaugh. New York: State University of New York Press, 1996.
Indah, Astrid Veranita dan Awal Muqsith. “Panic Buying: Konsumerisme Masyarakat Indonesia di Tengah Pandemi Covid 19 Perspektif Psikoanalisis Jacques Lacan”, dalam Jurnal Filsafat, vol. 31, No. 1, 2020.
Merleau-Ponty, Maurice. Phenomenology of Perception, Terj. Inggris Colin Smith. London dan New York: Routledge Classics, 2002.
Mundzakir, Akhmad. “Moderasi Beragama di Tengah Cyber-Religion dan Covid 19: Studi terhadap Mahasiswa Fakultas Ushuluddin IAIN Kudus”, dalam Fikrah: Jurnal Ilmu Aqidah dan Studi Keagamaan, vol. 9, No. 1, 2021.
Napsiah, dan Marfuah Sri Sanityastuti. “Perubahan Interaksi Sosial dalam Acara Halal bi Halal pada Masa Pandemi Covid 19 di FISHUM UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta”, dalam Fikrah: Jurnal Ilmu Aqidah dan Studi Keagamaan, vol. 8, No. 1, 2020.
Pramesthi, Jasmine Alya. “Makna Filosofis Konstruksi Realitas Sosial Covid-19 pada Music Video Life Goes On: Kajian Semiotika Charles Pierce”, dalam Jurnal Ilmu Komunikasi IHO: Jurnal Penelitian Kajian Ilmu Komunikasi dan Informasi, vol. 6, No. 2, 2021.
Schopenhauer, Arthur. The World as Will and Representation, Vol.1, Terj. Inggris Judith Norman dkk. Cambridge: Cambridge University Press, 2010.
Sidabutar, Hasudungan dan Rinto Hasiholan Hutapea. “Sikap Kritis Manusia di Masa Pandemi Covid 19 dalam Perspektif Filsafat Pendidikan”, dalam Widyadewata: Jurnal Balai Diklat Keagamaan Denpasar, vol. 3, 2020.
Sosbon, Kosmas. “Implikasi Etika Solidaritas Knud Ejler Logstrup terhadap Korban Virus Covid 19 di Indonesia”, dalam Jurnal Filsafat, vol. 31, No. 1, 2021.
Tylor, E.B. Anthropology: An Introduction to The Study of Man And Civilization. New York: D. Appleton And Company, 1896.
________. Primitive Culture: Researchesi Into The Development of Mythology, Philosophy, Religion, Art, And Custom, Vol.1. London: John Murray, 1871.
Wu, D. dkk. “The SARS-CoV-2 outbreak: What we know”, International Journal of Infectious Diseases, Vol. 94. Maret 2020.
Yang, J. dkk. “Prevalence of comorbidities and its effects in patients infected with SARS-CoV-2: a systematic review and meta-analysis”, International Journal of Infectious Diseases, Vol. 94. Maret 2020.

Downloads

Download data is not yet available.