Vol. 6 No. 1 (2026): Legacy Jurnal Hukum dan Perundang-undangan Volume 6 Nomor 1 Tahun 2026
Legacy Jurnal Hukum dan Perundang-undangan Volume 6 Nomor 1 Tahun 2026

Salam Konstitusi

Puji syukur kami panjatkan ke hadirat Tuhan Yang Maha Esa atas terbitnya Jurnal Legacy Volume 6 Nomor 1 Tahun 2026. Edisi kali ini hadir di tengah dinamika hukum dan politik nasional yang terus berkembang, menyuguhkan enam artikel ilmiah hasil kontemplasi kritis para akademisi dan praktisi hukum. Artikel-artikel dalam terbitan ini membedah berbagai isu krusial, mulai dari politik hukum legislasi, hukum keperdataan, perlindungan hak kontemporer, hingga isu gender di era digital.

Edisi ini dibuka oleh kontribusi penting dari Riyan Fernando (Hlm. 1–23), yang artikelnya meletakkan fondasi awal diskusi kritis mengenai pembaruan hukum substantif. Diskusi politik hukum kemudian diperdalam oleh Wahyu Kurniawan (Hlm. 24–46) yang menelaah secara tajam corak politik hukum di balik pencantuman RUU TNI dalam Prolegnas, sekaligus menguji apakah hal tersebut menjadi sinyal kelanjutan praktik legalisme otokratik di Indonesia.

Di ranah hukum privat, Putri Wahyu Widayanti dkk. (Hlm. 47–74) menyajikan analisis yuridis yang komprehensif mengenai penerapan asas-asas perjanjian dalam sengketa pembatalan kerja sama kemitraan pengelolaan kebun kelapa sawit—sebuah studi kasus yang sangat relevan bagi kepastian hukum sektor agraria dan perkebunan.

Selanjutnya, Ahmad Gelora Mahardika dan Fahmi Arif (Hlm. 75–99) membawa pembaca menelusuri dinamika historis dan sosiologis di balik pembentukan UU Tindak Pidana Kekerasan Seksual (UU TPKS), dengan menyoroti kontestasi hukum politik serta peran krusial advokasi gerakan perempuan.

Terbitan ini juga menangkap isu visioner melalui tulisan Neha Hifa Haq (Hlm. 100–122) mengenai implementasi neurorights dalam Pemilu sebagai wujud demokratisasi pemungutan suara di masa depan. Edisi ini ditutup dengan evaluasi mendalam atas pencapaian dan tantangan pemenuhan kuota keterwakilan 30% perempuan di parlemen dari perspektif sosio-legal pada era digital.

Kami berharap seluruh artikel yang disajikan dalam volume ini dapat menjadi pemantik diskusi akademik yang produktif, serta memberikan sumbangsih nyata bagi perkembangan ilmu hukum dan perbaikan kualitas perundang-undangan di Indonesia. Selamat membaca.

Salam

Editor in Chief

Articles

Riyan Fernando
1-23
CORAK POLITIK HUKUM PENCANTUMAN RUU TNI DALAM PROLEGNAS: MELANJUTKAN PRAKTIK LEGALISME OTOKRATIK?
pdf
Views: 15 | Downloads: 27
Wahyu Kurniawan
24-46
ANALISIS YURIDIS ASAS PERJANJIAN TERHADAP PEMBATALAN KERJASAMA KEMITRAAN PENGELOLAAN KEBUN KELAPA SAWIT
pdf
Views: 9 | Downloads: 10
Putri Wahyu Widayanti, Faisal Syafri Azmi, Andi Dedy Herfiawan, Arintika Noriyah, Anand Purnomo Wicaksana
47-74
DINAMIKA PEMBENTUKAN UNDANG-UNDANG TINDAK PIDANA KEKERASAN SEKSUAL (UU TPKS) : KONTESTASI HUKUM POLITIK DAN PERAN ADVOKASI PEREMPUAN
pdf
Views: 17 | Downloads: 19
Neha Hifa Haq
100-122
KETERWAKILAN PEREMPUAN TIGA PULUH PERSEN DI PARLEMEN DALAM PERSPEKTIF SOSIO-LEGAL ERA DIGITAL
pdf
Views: 11 | Downloads: 7
Ahmad Gelora Mahardika, Fahmi Arif, Yusron Munawwir
75-99
IMPLEMENTASI NEURORIGHTS DALAM PEMILU SEBAGAI BENTUK DEMOKRATISASI PEMUNGUTAN SUARA
pdf
Views: 27 | Downloads: 17