PENDIDIKAN ASWAJA SEBAGAI UPAYA MENANGKAL RADIKALISME

Authors

  • Didin Wahyudin IAIN Tulungagung

DOI:

https://doi.org/10.21274/dinamika.2017.17.2.291-314

Keywords:

Pendidikan Aswaja, Nilai aswaja, Radikalisme

Abstract

Perkembangan kelompok Islam radikal di Indonesia telah menimbulkan berbagai respon dari masyarakat, mengingat corak keberagamaan yang mereka tampilkan berbeda dengan karakter Islam Nusantara yang dikenal toleran, ramah, dan akomodatif terhadap budaya serta tradisi lokal. Sebaliknya, kelompok Islam radikal cenderung bersikap antipati terhadap tradisi keagamaan. Artikel ini bertujuan untuk menunjukkan bahwa pendidikan Ahlussunnah wal Jama’ah (Aswaja) yang dikembangkan NU melalui LP Ma’arif dapat menjadi instrumen strategis dalam menangkal radikalisme, khususnya di kalangan pelajar. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain multisitus yang dilakukan di MA Ma’arif NU Blitar dan SMA Diponegoro Tulungagung. Data diperoleh melalui observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi, kemudian dianalisis dengan teknik reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi kurikulum Aswaja yang memuat nilai-nilai tawasuth (moderat), tawazun (seimbang), dan tasamuh (toleran) berkontribusi signifikan dalam membentuk pemahaman keberagamaan yang moderat dan sikap toleran siswa. Internalisasi nilai-nilai tersebut tidak hanya memperkuat identitas keislaman yang inklusif, tetapi juga menjadi benteng ideologis yang efektif terhadap pengaruh paham radikal.

 

Downloads

Download data is not yet available.

Downloads

Published

2017-12-03

How to Cite

Wahyudin, D. (2017). PENDIDIKAN ASWAJA SEBAGAI UPAYA MENANGKAL RADIKALISME. Dinamika Penelitian: Media Komunikasi Penelitian Sosial Keagamaan, 17(2), 291–314. https://doi.org/10.21274/dinamika.2017.17.2.291-314

Issue

Section

Articles