TEKNOKRASI MEDIA SINGAPORE TOURISM BOARD DALAM PROMOTE WISATA HALAL DI LAZARUS ISLAND
DOI:
https://doi.org/10.21274/ar-rehla.v4i2.10007Keywords:
Teknokrasi Media, STB, Wisata Halal, Lazarus IslandAbstract
Abstrak: Peran Singapore Tourism Board (STB) dalam teknokrasi media sangat penting untuk mempromosikan Lazarus Island sebagai destinasi wisata halal di Singapura. Sebagai pulau yang relatif baru dalam pariwisata, Lazarus Island memiliki potensi besar untuk dikembangkan dengan fasilitas-fasilitas yang sesuai dengan prinsip-prinsip halal, seperti penyediaan makanan halal, tempat ibadah, dan lingkungan bebas alkohol. Bangkitnya sektor pariwisata Singapura melalui STB diharapkan mampu diharapkan mampu mempercepat pengembangan wisata halal di Lazarus Island melalui kampanye promosi yang efisien menggunakan media. Penelitian ini menganalisis teknik promosi media yang paling efektif untuk mengembangkan Lazarus Island sebagai tujuan wisata halal. Data dikumpulkan berdasarkan teori promosi pariwisata dan studi kasus pada promosi wisata halal di Singapura. Selain peran pemerintah, promosi wisata halal ini juga dapat dilakukan oleh masyarakat umum, terutama generasi muda yang melek teknologi, guna meningkatkan daya tarik Lazarus Island bagi wisatawan mancanegara.
Kata Kunci: Teknokrasi Media; STB; Wisata Halal; Lazarus Island.
Abstract: The role of the Singapore Tourism Board (STB) in media technology is crucial to promoting Lazarus Island as a halal tourist destination in Singapore. As a relatively new island in tourism, Lazarus Island has great potential to be developed with facilities that are in accordance with halal principles, such as the provision of halal food, places of worship, and an alcohol-free environment. STB, with its experience in reviving Singapore's tourism sector, is expected to be able to accelerate the development of halal tourism on Lazarus Island through an efficient promotional campaign using the media. This study analyzes the most effective media promotion techniques to develop Lazarus Island as a halal tourism destination. Data was collected based on tourism promotion theory and case studies on halal tourism promotion in Singapore. In addition to the role of the government, the promotion of halal tourism can also be carried out by the general public, especially the young generation who are technologically literate, in order to.
Keyword: Media Technocracy; STB; Halal Tourism; Lazarus Island.
References
Afni R., & Rifda Z. (2022). Competitive Advantage Industri Pariwisata Halal Singapura Dalam Berdaya Saing di Asia Tenggara. Journal of International Studies. (Vol. 7)
Anggraini P., & Finisica D. (2021). Promoting Halal Tourism: Penggunaan Digital Marketing Communication dalam Pengembangan Destinasi Wisata Masjid. Jurnal Studi, Sosial, Dan Ekonomi. (Vol. 2)
Ariyanto, P. (2014). Strategi Singapore Tourism Board dalam Meningkatkan Kunjungan Wisatawan Asal Indonesia Ke Singapura Pasca Krisis Global Tahun 2008. eJournal Ilmu Hubungan Internasional, 2(1), 149–158. Diambil dari www.swamajalah.com
CyberSulutNews. (2023, Februari). Target 14 Juta Wisatawan, Singapura Hadirkan Destinasi dan Pengalaman Menarik, Si Ting : Ayo Visit Singapore.
Dian Safitri. (2022). Pengembangan Wisata Halal Oleh Pemerintah Singapura
untuk Menarik Minat Wisatawan Indonesia. Jurnal Hubungan Internasional. (Vol. 9)
Dwi Sahputri, E. (2023). Pengelolaan Media Sosial sebagai Strategi Pemasaran Digital pada Pengembangan Pariwisata Halal di Gampong Keude Unga. Jurnal Riset dan Pengabdian Masyarakat, 3(2), 196–206. https://doi.org/10.22373/jrpm.v3i2.2935
Dwimawanti, I. H., & Sidiq, A. F. (2019). Manajemen Pariwisata Oleh Dinas Kepemudaan, Olahraga Dan Pariwisata Kabupaten Pekalongan (Studi Pada Objek Wisata Kepemilikan Pemerintah Kabupaten Pekalongan). 1–16.
Fadhlan, M., Ganjar, D., & Subakti, E. (2022). Perkembangan Industri Wisata Halal di Indonesia dan Dunia. Indonesian Journal of Halal, 5(1), 76–80.
Fadli, M. R. (2021). Memahami desain metode penelitian kualitatif. Kajian Ilmiah Mata Kuliah Umum, 21(1), 33–54. https://doi.org/10.21831/hum.v21i1
Ferdiansyah, H., Endyana, C., Rachmat, H., & Khadijah, U. L. S. (2020). Pengembangan Pariwisata Halal di Indonesia Melalui Konsep Smart Tourism. Tornare - Journal of Sustainable Tourism Research, 2(1), 30–34. Diambil dari http://travel.kompas.com
GMTI. (2019). 10 Peringkat destinasi pariwisata halal negara non-Muslim terbaik tahun
Hasan, H. A. (2022). Pariwisata Halal: Tantangan Dan Peluang Di Era New Normal. Jurnal Kajian Islam Kontemporer, 13(1), 54–66.
Mahnun, N. (2012). Media Pembelajaran (Kajian terhadap Langkah-langkah Pemilihan Media dan Implementasinya dalam Pembelajaran). Jurnal Pemikiran Islam, 37(1), 27–35.
Muchlisin Riadi. (2023, Mei 20). Wisata Halal (Halal Tourism) - Pengertian, Prinsip, Syarat dan Kriteria.
Muhammad S., Kamaruzzaman., & Harjoni D. (2022). Pengembangan Wisata Islami: Strategi Pemasaran Wisata Halal di Bumi Syariah. Jurnal Akuntansi. https://doi.org/10.33395/owner.v6i2.767
Muis, A. R. C., & Aisyah, R. Z. (2022). Competitive Advantage Industri Pariwisata Halal Singapura Dalam Berdaya Saing di Asia Tenggara. Intermestic: Journal of International Studies, 7(1), 54–77. https://doi.org/10.24198/intermestic.v7n1.4
Nabilah Muhamad. (2023, Juni 6). Destinasi Ramah Wanita Muslim Terbaik di Negara Non-OKI (2023).
Rahardi Mahardika. (2019). Strategi Pemasaran Wisata Halal. Jurnal Hukum Islam.
Safitri, D. (2022). Pengembangan Wisata Halal Oleh Pemerintah Singapura Untuk Menarik Minat Wisatawan Indonesia. JOM FISIP, 9(1), 1–16. Diambil dari https://www.jawapos.com/wisata-dan-
Sari, A. A. P., & Habib, M. A. F. (2023). Strategi Pemasaran Menggunakan Fitur Shopee Live Streaming Sebagai Media Promosi untuk Meningkatkan Daya Tarik Konsumen (Studi Kasus Thrift Shop di Kabupaten Tulungagung). Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan, 9(17), 41-58.
Shantti, P., Dwiputra, A., Tasya, &, & Sarira, V. (2023). Biodiversity Record: Sea lettuce (Ulva sp.) bloom on beach at Lazarus Island. Nature in Singapore, 1–3. https://doi.org/10.26107/NIS-2023-0011
Tanujaya, C. (2017). Perancangan Standart Operational Procedure Produksi Pada Perusahaan Coffeein. Dalam PERFORMA: Jurnal Manajemen dan Start-Up Bisnis (Vol. 2).
Yan, L. S. (2014). Pariwisata Halal: Dunia Baru Untuk Industri Pariwisata. Jurnal
Internasional Ilmu Sosial Asia, 643.
Yolanda, & Wijanarko, D. H. (2018). Pengaruh Promosi dan Kualitas Produk terhadap Keputusan Pembelian Air Minum Merek Aqua Serta Implikasinya terhadap Citra Merek di Fakultas Ekonomi Universitas Borobudur. Jurnal Manajemen, 06(1A), 88–108.
Downloads
Published
Issue
Section
License
All articles published in Ar Rehla: Journal of Islamic Tourism, Halal Food, Islamic Traveling, and Creative Economy are licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International (CC BY-SA) license. This means anyone is free to copy, transform, or redistribute articles for any lawful purpose in any medium, provided they give appropriate attribution to the original author(s) and Ar Rehla, link to the license, indicate if changes were made, and redistribute any derivative work under the same license.
Copyright on articles is retained by the respective author(s), without restrictions. A non-exclusive license is granted to Ar Rehla to publish the article and identify itself as its original publisher, along with the commercial right to include the article in a hardcopy issue for sale to libraries and individuals.
Although the conditions of the CC BY-SA license don't apply to authors (as the copyright holder of your article, you have no restrictions on your rights), by submitting to Ar Rehla, authors recognize the rights of readers, and must grant any third party the right to use their article to the extent provided by the license.





